RSS

Istri Corona vs Istri Sholehah

29 May

“Corona is like your wife”. Begitu caption dalam meme yang diterima pak Mahfud MD dari pak Luhut. “Corona itu seperti istrimu, ketika kamu mau mengawini, kamu berpikir kamu bisa menaklukkan dia, tetapi sesudah menjadi istrimu, kamu tidak bisa menaklukkan istrimu,” kata Mahfud dikutip media.

Ya sontak saja ucapan itu mendapat protes dari berbagai kalangan. Dari kaum feminis, marah karena ucapan itu sexist dan berbau misoginis. Kalangan umum mengkhawatirkan sikap pasrah pemerintah terhadap corona.

Kita tahu virus itu jahat. Siapa sih yang mau menjadikannya istri?

Kalau corona ini profil seorang istri, maka amat berlawanan dengan kriteria istri sholehah. Kita identifikasi saja dari gejala yang ditimbulkannya.

1. Hilangnya indera perasa atau penciuman.

Istri bertipe corona akan membuat hidup suami hambar. Hari yang berlalu terasa membosankan. Tak ada manja, tak ada canda, dingin pula sikapnya di kamar.

Sementara istri yang sholehah itu bagaikan “qurrota a’yun”, atau penyejuk mata. Al-Qur’an terjemahan berbahasa Indonesia biasanya mengartikan ungkapan yang ada dalam surat Al-Furqon ayat 74 ini dengan “yang menyenangkan hati kami.” Istri seperti ini akan membuat hidup suami terasa berwarna dan indah di dalam rumah tangganya.

2. Diare

Artinya, istri bagaikan corona ini boros dan membuat penghasilan yang suami bawa ke rumah “moncor” ke mana-mana tanpa penghematan.

Sementara istri sholehah itu sifatnya qonaah. Artinya, rela menerima atau merasa cukup dengan apa yang didapat serta menjauhkan diri dari sifat tidak puas dan merasa kekurangan yang berlebih-lebihan. Istri seperti ini bisa menjaga harta suami dengan tidak menghambur-hamburkannya pada hal yang kurang bermanfaat.

3. Batuk dan sesak napas.

Istri begini tak bisa membuat suami bernapas lega dan lancar. Tiap sebentar ia selalu membuat masalah dan membuat pasangannya mengurut dada makan hati. Mudah ngambek, mudah marah, meributkan hal yang kecil, kelakuannya aneh-aneh.

Sementara istri sholehah itu pemaaf, penyabar, menerima kekurangan suami, dan berperilaku menyenangkan. Tentu suami sholeh juga seperti ini.

4. Demam Tinggi

Istri corona tidak memiliki ridho suami. Sehingga pasangannya merasa panas dan emosi terganggu ketika berada di dekatnya. Kehidupan rumah tangga terasa di neraka. Rawan pertengkaran.

Sementara istri sholehah menjadikan rumahnya layaknya surga yang sejuk. “Bati jannati”, kata sang suami. Kita tahu, surga itu adem dan teduh.

5. Merusak organ tubuh

Inilah ngerinya corona. Tak hanya paru-paru, virus itu juga menyerang ginjal, jantung, bahkan kulit. Istri seperti ini pun akan merusak banyak hal dalam kehidupan suaminya. Hubungan dengan orang tua dan saudara, karir, bahkan yang paling parah merusak agama.

Tentu berbeda dengan istri sholehah. Ia bisa mengakrabi mertuanya dan saudara suaminya dengan baik. Mendukung karir pasangan. Bahkan bekerjasama dengan imamnya di rumah membangun keluarga yang taat kepada Allah.

6. Kematian

Ya, istri corona membuat suami seperti mati walaupun hidup.

Sementara istri sholehah membuat hidup suami makin hidup.

Jadi, yakin mau menikahi covid19? Pake mas kawin apa? Disinfektan 10 liter dibayar tunai?

 

Komentar dooong...!!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: