RSS

Menyambut Terjalinnya Kembali Hubungan Raja Arab Saudi dan Aktivis Islam Indonesia

06 May

“Kenapa saudara tahan Muhammad Natsir?”

Subandrio tersentak. Padahal ia tengah menjelaskan panjang lebar bagaimana perkembangan Islam di Indonesia, tentang pembelaannya kepada Islam, tentang kisahnya berhaji, dsb. Tapi cerita-cerita itu tak mampu membuat Raja Faisal tertarik. Raja Arab Saudi yang memerintah dari tahun 1964 hingga 1975 itu malah to the point memprotes penahanan M. Natsir.

“Saudara tahu?”, tanya Raja Faisal lagi, “Muhammad Natsir bukan pemimpin umat Islam Indonesia saja, tetapi pemimpin umat Islam dunia ini, kami ini!”.

Dari ucapannya, Raja Faisal jelas merendahkan diri. Ia adalah Raja di negeri yang kaya raya oleh minyak, mengaku ada yang lebih tinggi yang menjadi pemimpinnya. Tapi bukan kepada sembarang orang ia merendah, melainkan kepada da’i yang kiprahnya memang sudah dikenal di berbagai penjuru negeri Islam.

Kemarahan Raja Faisal kepada orang penting dari Indonesia pada Orde Lama itu lantaran M Natsir menjadi tahanan politik. Natsir pernah diasingkan oleh pemerintah Orde Lama ke Batu Malang, Jawa Timur (1960-1962) dan menjadi “tahanan politik” di Rumah Tahanan Militer (RTM) Keagungan Jakarta (1962-1966).

Raja Faisal terkenal akan keberpihakannya kepada dunia Islam. Raja yang pernah membeli semua budak di Arab Saudi dan kemudian menghapus perbudakan di negaranya ini pernah mengembargo ekspor minyak dari Arab Saudi ke Amerika Serikat. Ia punya simpati kepada aktivis muslim di berbagai negara, ikut berjuang membebaskan Palestina, dan berbagai pembelaan lain kepada dunia Islam.

Sayang, ia memerintah tak lama, karena tahun 1975 ia wafat dibunuh oleh keponakannya.

Kedekatan Raja Arab dengan da’i Nusantara itu terukir manis dalam sejarah. Dan bukan berarti tak kan terulang.

Raja Faisal adalah Raja Faisal, dan tak kan mungkin ada dua yang persis sepertinya. Begitu pun M Natsir, ia unik dan tak kan ada yang persis dengannya. Mereka hidup di zaman yang jauh berbeda dengan sekarang.

Namun romantisme Raja Arab Saudi dengan aktivis Islam di Indonesia mungkin sekali terulang pada hubungan Raja Salman dengan Habib Rizieq Shihab.

Pada artikel sebuah media online (yang dihapus tanpa penjelasan), dikabarkan bahwa Raja Salman akan menemui Habib Rizieq Shihab di Indonesia pada kunjungannya awal Maret 2017 nanti. Kebenaran kabar ini akan diketahui bila Raja Salman benar-benar jadi datang ke Indonesia.

Maka umat muslim di negeri ini tak perlu kaget bila itu terjadi. Hubungan itu pernah ada dan tinggal dinapaktilasi kembali.

Hal lain yang mirip adalah upaya kriminalisasi Habib Rizieq, sebagaimana Orde Lama menahan M Natsir. Berbagai macam cara ditempuh aparat untuk memenjarakan beliau. Karena zaman ini tak seperti zaman Orde Lama yang mudah untuk menetapkan seseorang menjadi tahanan politik. Sehingga apa pun itu, entah tesisnya, ceramahnya untuk internal umat Islam, soal penilaiannya terhadap sebuah gambar, soal tanah dan lain sebagainya, harus dicari sedemikian rupa agar rezim bisa membungkam Habib Rizieq.

Saya berharap tak hanya Habib Rizieq yang akan ditemui Raja Salman. Umat muslim di Indonesia berjuang dalam berbagai wadah organisasi dan komunitas, kultural maupun struktural. Pasca 411 dan 212, ghiroh umat Islam sedang menyala. Aksi-aksi nyata sudah ditempuh, dari gerakan sholat shubuh berjamaah hingga koperasi.

Meski nama Habib Rizieq Shihab sedang naik daun, namun negeri ini sedang dilimpahi para da’i yang bergiat di segala sektor.

Harapan saya, semoga para aktivis muslim yang berjihad dalam berbagai medan bisa saling berpelukan dengan Raja Salman, dan memberi energi bagi Raja yang memerintah sejak 23 Januari 2015 ini untuk meneruskan perjuangan Raja Faisal yang belum tuntas.

Amin.

Referensi: tulisan ustadz Ferry Nur, dan sumber lain.

25 Januari 2017

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on May 6, 2017 in Artikel Umum

 

Komentar dooong...!!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: